Jumat, 02 Desember 2011

POLA HIDUP YANG IDEAL DALAM ISLAM

Romantika dan problematika kehidupan di dunia yang harus dihadapi oleh setiap orang berfariasi. Keragaman tersebut sesuai dengan tingkat kadar kemapanan keimanan, keilmuan dan kemapanan emosional. Demikian juga pola dan cara masing-masing untuk menyikapi gejolak kehidupan tersebut. Hanya dengan berpanduan pada tali (agama) Allahlah kehidupan ideal secara hakiki dapat tergapai, tanpanya (ajaran Islam semua menjadi semu bahkan mengejar fotamorgana.

Setiap orang yang lahir kedunia ini harus menjalani hidup dan kehidupan untuk menuju titik akhir.
Menjalani hidup dan kehidupan di dunia ini dapat diibaratkan seperti menyeberangi lautan lepas yang sangat dalam dengan gelombang ganas silih berganti menghantam, sehingga banyak orang yang tenggelam didalamnya tidak sampai pada tujuan yang dituju dan diharapkan dengan selamat dan setosa.

Oleh karena itu dalam menempuh hidup dan kehidupan ini harus ada sesuatu pedoman yang jelas baik tujuan yang ingin di capai maupun yang ditempuh untuk sampai ke titik harapan yang ditunggu. Karena itu muncullah berbagai teori dan ajaran untuk menjalani hidup dan kehidupan ini. Lahirlah teori kapitalis, sosialis dan komunis dan lain-lain sebagainya. Bahkan bagi orang-orang primitif hidup mereka berpedoman dan mempunyai pola hidup sesuai dengan pengaruh alam di mana mereka berada.

Kalau kita lihat dari kacamata agama-agama langit yang di sampaikan oleh para rasul yang silih berganti yang berakhir dengan datangnya risalah Nabi Muhammad saw. Dengan kitabnya Al-Quran yang masih utuh hingga saat sekarang ini.

Pola hidup dan kehidupan dalam Islam jelas sekali, baik tujuan maupun tata caranya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar